hari pertama masup sekolah, ah males banget. biasanya banguun siang, eh malah harus bangun pagi. sialnya gy, semaleman nggak bisa tidur. mimpi dicium kodok sialan ttu. yya kalo kayak di dongeng pangeran kodok, eh ni kodok beneran. iiihhhh. bikin ilfeel buat tidur gy. untung aja jam setengah 2, bisa tidur dan nggak ketemu kodok ttu di mimpi.
satu sial lewat sudah.
tapiiiii.....
TIDAAAAAAAAAAAAAk. aq benerbener bangun kesiangan. serabutan sudah. mandi cepetcepet. sarapan. lepas landas ke sekolah de.
di sekolah, eh, ternyata uda rame. pertama kali dateng, eh, uda dilirik sinis ma MAS itu. hati-hati, mas. nti matanya JULING nggak bisa balik loh. untunglah, aq uda cukup KEBAL buat nggak menatap sinis balik ke MAS itu. ah, sudahlah. biar jja.
jalan ke kelas, naruh tas, seperi biasa lah. waktu mau balik ke kantor, ngasih surat ke Bapak Gatot karna mama nggak bisa masup hari ini, da kuliah mendadak. jadilah, aku mengajak TEMANQ. well, sebut saja BUNDA.
jalan, ngobrolngobrol sampai di koridor deket ruang guru, eh ada suara yang nggak enak benget didengar. nggak sumbang, emang lagi nggak nyanyi. tapi terlalu keras. HELLO, MBAK. AQ NGGAK BUDEK YYA. KALAU BERANI, NGOMONG DI DEPAN JIDATKU.
jelas banget kok dengernya karena sekali lagi aq tekankan, AQ NGGAK BUDEK, MBAK.
aq denger kok kalau MBAK ngomong,"EH MALAH NGAJAK BUNDA!"
oke. TERUS KENAPA KALAU AQ NGAJAK BUNDA? MASALAH BUAT KAMU? SINI NGOMONG DI JIDATKU, MBAK. BERANI KAGAK?
aq pikirpikir, bunda juga bukan PUNYA KAMU YYA, MBAK. so, terserah dong kalo BUNDA mau TEMENAN ma aq. kalo MBAK NGGAK MAU, NGGAK USAH NGELARANG ORANG YYA.
EMANG DIA MILIKMU, MBAK?
sepertinya, tonjokanq lamalama nggak kuat nahan buat menghiasi pipi, hidung, mata MBAK biyar tambah cantik. kalo jja MBAK berani ngomong di depan jidatku, pasti aq nggak segansegan nahan tonjokanq ni.

Aku suka gambar karya anggota "DESAIN COVER" LENTERA ini. Bedanya aku tidak nangis. Hebat kan aku? hahahaha. C:
Untuk menyebut nama cewek itu, bahkan melihat mereka pun rasanya ada rasa sebel yang nggak ketulungan di hati. Bukannya iri, tapi nggak bisa nahan emosi tiap ingat juluran-juluran api dari mulutnya ke arahku. woow. sebut saja itu "umpatan".
idPengen banget rasanya "nonjok" mereka, tapi well, belum ada kesempatan yang pas buat mengotori tanganku. Karena aku nggak pernah atau mungkin belum pernah denger sendiri. Setiap kali tau, dikasih tau lebih tepatnya, aku cuma sabar, mengelus dada UNTUK KESEKIAN KALINYA.
Mereka memang bukan orang asing buatku. Aku sudah mengenalnya DEKAT selama kurang lebih 3 taun. tapiiiii. entah napa berakhir TRAGIS seperti ini. Aku nggak nyesel, bahkan nggak nangis ketika harus PUTUS dari mereka. Menguatkan diri kalau aku masih PUNYA BANYAK TEMAN. hhahahahaha. C:
Oke. Orang-orang dekatku bilang kalau "udahlah, buat apa tetap bertahan kalau kamu juga disakitin. dibenci juga nggak apa-apa." Well, aku memang PENGEN BANGET benci mereka. tapi rasanya walau sebel yang berwarna merah nyaris hitam itu menjalar dari kaki sampai ke ubun-ubun, aku ragu. Oh God, I hesitate to hate her.
Aku mutusin buat sabar, sabar, dan sabar sampai mereka menunjukkan tanduk mereka lebih tinggi dan semakin berwarna merah nyaris hitam, baru aku akan MEMBALAS mereka. hahahaha.
Yang pasti, aku KAPOK buat terlalu percaya ma orang lain kecuali KELUARGA. the last, aku suka kata-kata mbak elsa. THE BRAINBOW is over. hahahaha.

Minggu, 31 Januari 2010