teman? apa definisi teman menurutmu?
* Edna Buchanan berkata "teman adalah keluarga yang kita pilih untuk diri kita".
* Wikipedia berpendapat kalau persahabatan itu istilah yang menggambarkan perilaku kerja sama dan saling mendukung antara dua atau lebih entitas sosial.
* dan banyak orang mengatakan kalau bersama teman adalah sejuta kebahagiaan dunia ini.
lalu, apa iya semua teman bakal memberi kenangan indah?
* survei membuktikan "90% iya".
tetapi, jangan kanget dulu melihat angka yang begitu besar. masih ada 10% yang memungkinkan kebalikan dari hal itu.
ya, 10% itu sangat mungkin. bahkan, pasti akan kita rasakan.
bercerita tentang teman. begitu sulit menceritakannya.
ya, mungkin karna pengalamanku yang belum terlalu banyak. atau, pemikiranku yang masih melihatnya dari satu sisi. but, i will try to tell my opinion.
sejak kecil. kita pasti sudah mempunyai teman. ya, walaupun teman kita hanya sebatas tetangga ataupun anak dari teman orang tua kita. tapi, sejak itulah, kita belajar untuk bersosialisasi dengan lainya.
bahkan, pertemanan anak kecil itu pertemanan yang paling suci. tidak ada rasa iri yang berlebihan.
memang, anak kecil sering berebut sebuah mainan, ataupun meminta hal yang sama persis dengan temannya ketika dia melihat temannya memiliki barang baru.
tapi, hanya sebatas itu saja. tidak akan mereka meributkan hal itu hingga dewasa.
benar kan?
pertemanan yang paling tulus adalah pertemanan ketika kita masih kecil.
ingat dan rasakan. kamu pasti akan merindukan masa-masa bersama teman-teman kecilmu itu.
beranjak lebih besar di Sekolah Dasar (SD), teman yang kita miliki semakin banyak. dari teman sekolah, teman di mobil antar-jemput, dan banyak lainnya. ketika itu, kita semakin banyak belajar mengenal orang lain. tahap awal membentuk kepribadian kita. pemalu ataukah pemberani. follower ataukah trandsetter. semuanya mulai terlihat ketika kita berteman dengan lebih banyak orang dari sebelumnya. pemalu ketika bertemu teman baru ataukah pemeriah suasana yang berani bercanda dengan orang yang baru kita kenal. meniru gaya hingga tulisan teman kita ataukah menjadi orang yang dikagumi dan ditiru. semuanya pasti pernah kita rasakan ketika masih SD.
pertemanan di SD mulai kehilangan sedikit ketulusannya. pasti akan ada yang iri. bukan hanya iri karena ingin mainan yang sama, tetapi iri yang mulai melekat di hati dan ingin mengalahkan orang itu. memang, persaingan mulai terlihat saat itu. tetapi, persaingan yang sportif. dari iri yang kecil itu, pasti akan berkembang semakin besar. walaupun, semua itu tidak terlalu terlihat mencolok.
bahkan yang aku rasakan, pertemananku di SD dulu berubah menjadi semakin buruk hanya karena seorang cowok. aaah, naif memang. tetapi, begitulah kenyataanya. memang, kita tidak bisa menyalahkan takdir itu. ingin benci, tetapi tidak pernah bisa melakukannya. aku hanya tidak habis pikir, pemikiran anak SD saat itu sudah sangat dewasa. hingga dampaknya aku rasakan sekarang.
sekarang, entah bagaimana nasib pertemananku itu. memang lebih membaik dari saat-saat genting itu. semoga saja sudah tidak ada titik hitam di pertemanan ini.
pertemanan di SD merupakan titik awal aku mengerti kalau pertemanan itu tidak selamanya indah. aku mulai merasakan dampak dari "10%" itu.
aku pun mengalami "masa transisi"-ku di SMP. bertemu dengan teman-temanku. ya, aku mulai menjalin pertemananku di SMP. bersama teman yang bener-bener baru. bahagia memang rahasia. walaupun, sempat merasakan "sakit" saat aku harus "bentrok" dengan kaumku. ya, lagi-lagi karena cowok. harusnya memang tidak begini. aku juga tidak pernah menginginkannya untuk menyakiti kaumku sendiri. salahku memang. ya, salahku. tapi, semuanya sudah terjadi. sekarang, kita punya hidup sendiri-sendiri dan hubungan kita menjadi lebih-lebih baik dari dulu.
kembali ke pertemananku di SMP. aku mulai menganggap kalau sahabat itu pasti tidak akan saling menyakiti. ya, aku mulai percaya bersama teman-teman itu pasti akan selalu indah.
aku merasakan kehebatan "90%" itu. sungguh bahagia saat itu. banyak kenangan yang nggak mungkin bisa dilupakan begitu saja.
semakin tua, akhirnya disinilah aku sekarang. masa SMA yang menurutku memang indah kalau kita benar-benar bisa memanfaatkannya dengan baik. sekolah baik, teman pun juga baik.
ya, awalnya aku merasakan hidupku sungguh lengkap. keluarga yang harmonis, sahabat-sahabat yang menarik, pacar yang setia, sekolah favorit, dan probolinggo yang mulai terasa sejuk. waaaaa. hidupku sungguh lengkap sampai aku mulai terlena dengan semuanya. tiba-tiba, Allah berkehendak lain. sahabat-sahabatku pergi, disusul dengan pacarku yang ingin selalu pergi dan akhirnya aku melepaskannya untuk pergi.
apa yang salah denganku ya? nangis, sedih, sebel, marah, semuanya aku rasakan saat itu. sampai suatu malam, aku merenungkan nasihat yang aku dapatkan dari banyak orang.
"aku nggak mungkin selamanya bersama mereka. ya, mereka pasti hanya akan lewat di hidupku. setelahnya, terserah aku mau membuat hidupku seperti apa. membuatnya bahagia atau hanya terkurung di kesedihan masa lalu. mereka datang dan pergi untuk mengajarkanku tentang manis-pahitnya kehidupan. jadi, aku harus bisa bertahan dan membuat hidupku cerah kembali."
semua pikiranku mulai berubah. dari sebel, marah, benci kepada mereka mencair begitu saja. ya, malah aku ingin berterima kasih karena mereka sempat membuatku "down" dan merasakan hal pahit itu. hingga akhirnya aku bisa bangkit lagi. hey, thank you, guys.
sekarang, aku memulai hidupku dari awal. ya, sempat terbesit di benakku "i wanna grow up once again, God. i have many regrets now."
tetapi, pemikiran bodoh itu perlahan mulai hilang. ya, aku mulai mengganti pemikiranku menjadi begini. "hey, sylva. life can start up every day. so, if you have regrets yesterday, you can change it with your effort today to make your brighter future."
bersama teman-teman yang ada di sampingku sekarang. ya, cukup keluarga dan teman-teman karena pacar memang tidak terlalu penting sekarang. aku memulai hidupku dari awal. membuatnya semakin berwarna dan selalu berusaha untuk membuat masa depanku yang cerah.
teman. teman. teman.
thank you for all.
you tell me what life about is.
belum lama berpisah dari temen-temen baru, tapi rasanya sudah kangen sampai ubun-ubun. memang, belum lama kita mengenal satu sama lain. tapi, rasanya kita sudah begitu dekat. mungkin, sudah "klop" satu sama lain.
mereka memang spesial. bahkan, pacar yang biasanya kita bilang spesial itu kalah dengan "spesial"-nya mereka. mereka itu teman baru yang langsung naik pangkat menjadi sahabat. seperti bertemu kunci yang kita cari dan pas dengan lubangnya, aku pun juga merasa begitu ketika bertemu mereka. teman main yang bukan hanya seru, asyik, dan menyenangkan dalam bermain, tetapi juga seru untuk diajak berdiskusi. entah topik pelajaran sampai masalah pribadi di "curhat colongan" itu, membuatku merasa beruntung bertemu mereka. teman selalu membuat kita merasa senang dan nyaman. that friends are for. :)
kumpul-kumpul jadi salah satu rencana buat melampiskan kangen bermain bersama mereka. yya, walaupun saat ini harus fokus dulu ke UAS yang sudah menanti. tapi, aku berharap, setelah UAS, kita bisa kumpul-kumpul buat main bareng-bareng.
enaknyaaaa ngapain yya?
aku pengen mengenal mereka lebi jauh. yya, tentu saja dengan cara yang menyenangkan. bukan dengan curhat. nggak mungkin lah mereka yang "notabene" cowok itu suka curhat. yang ada, guyon entah kemana. nggak berujung.
nggak cuma itu. pokoknya aku mau bikin banyak kenang-kenangan deh. hey, foto itu penting buat kenang-kenangan, guys. sekaligus melampiaskan hawa narsis dalam jiwa. hahaha. :)
apapun yang bakal kita lakuin nanti, semoga semuanya bisa mempererat persahabatan kita. semoga, rencana kumpul bocah itu tidak hanya sebuah rencana. tetapi, bisa direalisasikan jadi sebuah kenangan di persahabatan kita.
miss you, guys. hope that we will meet in that day. :)

ketika aku menganggap semua yang ada di hidupku sudah berakhir di sini, di masa ini, di masa SMA yang banyak orang bilang adalah masa yang paling indah. ketika aku mulai merasa seluruh kekuatanku luluh lantah nggak berbekas. ketika aku berfikir, aku perempuan paling lemah. ketika aku menyerag dan mengatakan aku sudah nggak bisa bangkit lagi. ketika aku merasa benar-benar lelah hidup di probolinggo. ketika aku menganggap tidak ada lagi kesempatan untuk membuat masa sma-ku menjadi sedikit berwarna dan berkesan. ternyata, Tuhan masih memberikan aku kesempatan terakhir. kesempatan untuk membuat hidupku sedikit berwarna.
lewat perkataan ibu yang menantang aku. lewat semangat dari ayah yang ternyata marah melihat kondisiku yang semakin meredup. lewat do'a dari nenek untuk yang terbaik buatku. lewat tangan dingin bimbingan guru dan dosen. Tuhan mengijinkanku untuk merasakan nikmatnya hidup ini ditengah gersangnya hidupku.
sungguh, aku tidak menyangka bisa mendapatkan nikmat itu. alhamdulillah. alhamdulillah.
ternyata, Tuhan tidak hanya memberikan kebahagiaan itu padaku. hal lain yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya terjadi.
---
23 mei 2010
aku bertemu dengan banyak orang hebat. wow. sempat aku merasa minder karena ini pengalaman pertama buatku. mungkin untuk mereka sudah tidak asing lagi. aku mulai mendapatkan teman satu per satu dari daerah lain. awalnya, teman sekamar. dari daerah pare, pacet, bangil, mojokerto, dan kabupaten probolinggo. senangnya bertemu dengan mereka. canda, tawa, cerita terasa tidak ada habisnya saat itu. terasa bertemu dengan teman lama, walaupun sebenernya baru saja bertemu.
kebahagiaan itu tidak hanya berhenti di situ, aku bertemu dengan nisa dari jember. teman pertama ketika aku kebingungan mencari teman sebangku saat pembinaan. tidak jauh beda dengan teman-teman sekamar, kami juga bercanda, bercerita, dan bertukar info. senengnyaa bertemu dengan nisa.
---
24 mei 2010
aku terlambat datang ke kelas pembinaan. kursi di depan juga sudah penuh. akhirnya, aku duduk di belakang 2 anak laki-laki yang belum aku kenal. hmmm. otomatis, aku diam seribu bahasa. sudah terbesit di pikiranku, hari ini pasti aku jadi patung sehari.
tidak lama setelah itu, anak laki-laki, bagas yang sudah aku kenal sebelumnya karena sempat bertemu di tes lain duduk di sebelahku. untunglah, akhirnya ada yang bisa aku ajak bicara. tapi, ternyata dugaanku salah. bagas malah asyik ngobrol ma 2 anak laki-laki di depanku yang lewat pembicaraan mereka, aku jadi tau nama kedua anak laki-laki itu, taufan dan ilham. seperti melihat pertunjukan drama, atau mungkin pergelaran wayang, aku melihat arjuna, nakula, dan sadewa sedang berdiskusi tentang liburan weekend mereka (emang pernah ya? hehehe. :P). ya, aku hanya jadi penonton. walaupun sempat ditanya sedikit, tetap saja statusku nggak bergeser sebagai penonton.
tokoh di pergelaran wayang itu ternyata bertambah 1 orang. dari belakang, terdengar suara bima yang ikut nimbrung. semakin seru aja mereka ngobrol. kadang tertawa, aku juga ikut-ikut tertawa aja biar dianggap masih hidup dan sarafku masih belum putus buat tertawa. walaupun, masih saja statusku PENONTON. hey, tidak ada kah sesi perkenalan biar aku bisa ikut nimbrung juga?
aku juga pengen ikut ngobrol. tapi, mana mungkin kalau aku saja tidak kenal siapa mereka. malu kan kalau dianggap "sok kenal". akhirnya, aku memutuskan untuk diam saja.
ternyata, salah satu dari mereka mengajakku berkenalan. Bayu dari Blitar. sempat ngobrol sebentar dan sisanya diteruskan nanti di asrama.
ternyata, malamnya, aku diajak jalan-jalan bareng teman-teman baruku. bayu yang mengajak, dan dari ajakan itu, aku jadi bertemu dan dekat dengan teman-teman yang lain. terima kasih ya, bayu. :)
teman-teman baruku malam itu :
bayu : anak blitar yang baik hati (makasih ice cream-nya), tapi juga usil.
taufan : anak tuban yang konyol, walaupun kadang serius. hihihi.
rijal : anak tuban yang jalannya cepet banget (malam itu, dia jalan di depan dan cepet banget. jadi pengen lomba jalan cepat. hohoho).
ivan : anak blitar yang malu-malu walaupun sebenernya mau (tentang tawaran nerima ice cream gratis. hehehe. piss. :P)
dita : anak bangil yang asyiiik. :)
3 orang lainnya yang belum sempat kenalan. hehehe. maav. tapi, kalian bertiga teman yang asyiik dan baik. :)
---
25 mei 2010
hari terakhir bersama teman-teman. hari terakhir yang aneh. maav ya. aku masih malu dan jadi lebih pendiam waktu itu. maav, aku aneh. :(
---
pengalaman 3 hari memang nggak cukup. akhirnya, kami bertemu lagi. walaupun waktunya lebih singkat dan suasanya "deg-degan" yang membuat waktu untuk bermain jadi hilang. yya, saatnya pertarungan itu dan kita bertarung bersama-sama. memang nggak mengorbankan nyawa, tapi memeras otak sampai membuat suaraku hilang entah kemana.
tetapi, di balik itu semua. hal terbaik yang aku dapatkan. aku bertemu sahabat-sahabat baruku. walaupun jauh, tapi kenangan bersama mereka nggak mungkin bisa dilupain.
aku pasti kangen kumpul-kumpul bareng kalian. terima kasih sudah memberi warna di hidupku.
bayu-taufan-sylva-ivan-rijal
tetap jaga persahabatan kita.

Sabtu, 19 Juni 2010