oke. emang cuma itu yang HARUS aku lakuin sekarang. menghadapi manusia seperti mereka, membuat aku harus menghela nafas berat untuk menahan marah. memang bisa saja aq membalas mereka ketika mereka berkata terlalu kasar. bahkan menyebut PEREK. aq bisa saja memukul mereka. tapi, untuk apa? aq masih sadar kok kalo mereka pernah baik DULU. jadi, setidaknya aq MENGHARGAI mereka walaupun sedikit pun mereka gag menghargai aku. bahkan kata MINTA MAAV itu sudah gag ada artinya gy buat mereka walaupun mereka pernah mengatakan itu.
menyesal. sempat tersirat di benakku kalo aq menyesal pernah mengenal mereka. tetapi, seseorang membisikkan kepadaku, "KAMU NGGAK MUNGKIN SETEGAR INI KALO KAMU NGGAK PERNAH MENGENAL MEREKA". lain halnya dengan orang lain yang juga berbisik ke arahku, "BERSYUKURLAH KARENA ALLAH MENJAUHKANMU DARI ORANG JAHAT SECEPAT INI."
Alhamdulillah. Alhamdulillah. Alhamdulillah. semua yang mereka lakukan, sama halnya membuat aku berlatih untuk lebih bersahabar. walaupun aq pengeeeeeeeeeeeen banget mukul mereka. sayang, tanpa mukul pun, mereka sudah keder buat ngomong begitu hina di depanku. yah, mereka gag berani karena mungkin mereka ngerasa salah.
tapi sudahlah. buat apa mengurus mereka. semua orang juga tetap bersikap wajar, walaupun "mungkin" mereka tau sesuatu. i don't know.

kemarin itu. hal yang paling menyebalkan. aku berusaha menghargai perasaan perempuan itu. tapi kenapa dia begitu jahat. dia terus mencari celah untuk menyalahkanku. bahkan untuk hal konyol.
aku memang sengaja diem. tetapi kamu punya mata kan kalo aku tetap berdiskusi. teman-teman yang lain juga membantu. kamu yang gag bergabung. memang salahku kamu gag bergabung. aku juga gag marah kamu gag gabung. jadi, please. jangan konyol, girls.
tenang saya, hey perempuan. aku gag berminat untuk membalasmu. so, terusin aja perjuanganmu yya. semoga kamu puas. terima kasih sudah membuat aku lebih tegar dari sebelumnya. bahkan menyadari kalo kamu tu seperti itu. gud luck yya, girls. C:

cukup. cukup. aku gag mau terlalu jauh. nanti salah ngomong. terima kasih yya, wahai perempuan.

date Kamis, 18 Februari 2010

benci. benci. benci. benci.
masa lalu yang memuakkan.
mengingat yang lalu, selalu bikin mood jadi hancur berantakan. tengkar gag ngerti alasannya. ya, semuanya itu karna MASA LALU yang MEMUAKKAN itu.
ah, percuma memang menyesali yang uda lewat. mengulang kembali pun juga gag bisa. tapi napa se masi tetep bayang-bayangin terus?
haduuuuuuuuuuuuh. aq males banget.
aq pengen, masa lalu itu gag dibuka tiap hari. kalau bisa dimusnahkan saja jauh ke dasar laut.
IT'S SO BAD DAY. T.T

date Rabu, 17 Februari 2010